Puluhan Warung di Lhokseumawe Hancur Diterjang Banjir Rob

0
5
Puluhan warung di Lhokseumawe hancur diterjang Banjir Rob. Foto Istimewa

LhokseumaweIntipnews.com:Puluhan warung tradisional di Lhokseumawe, Aceh hancur berantakan diterjang banjir rob [air pasang laut] baru-baru ini. Warung-warung tersebut berada di pesisir pantai wisata Selat Malaka Lhokseumawe.

Banjir rob itu turut melanda desa antaralain, Desa Ujong Blang, Ulee Jalan, dan Hagu Barat Laut. Menurut warga ancaman banjir rob bisa terjadi dalam tiga hingga empat hari ke depan, sejak Rabu [26/5/21].

Saat terjadi banjir rob tersebut, warga berusaha menyelamatkan diri dan mengamankan sisa-sisa perabotan. “Bisa tiga sampai empat hari terjadi seperti ini. Tak ada pengaruh purnama atau gerhana. Ini karena angin dan air yang kencang,” kata Adly, warga Ulee Jalan yang juga pemilik warung.

Kawasan tersebut sudah diterjang banjir rob dan angin kencang sejak pagi hari dan puncaknya pukul 11.00 WIB. Gampong Ujong Blang, Hagu Barat Laut dan Hagu Teungoh merupakan kawasan yang terdampak paling parah, sebagaimana dilansir Inews.id.

Sejumlah warga yang harus melintas kawasan terkena banjir rob tersebut terpaksa memutar arah. Sebab selain ancaman ombak, warga setempat juga memasang pembatasan lintasan.

Diungkapkan Adly, sejauh ini belum ada bantuan yang datang, termasuk dari pemerintah daerah. Sementara dalam beberapa hari ke depan warga berhadapan dengan potensi banjir rob. “Bantuan belum tampak dari orang bencana alam dan pemda, belum ada yang datang,” tuturnya.

Sebagaimana di-publish media massa, akibat banjir rob tersebut puluhan warung tradisional di pesisir pantai wisata Ujong Blang hancur diterjang air pasang tak dapat diselamatkan.

Sementara dinformasikan, tim SAR saat terjadi banjir rob terus memantau situasi di lokasi kejadian. Tetap terus Siaga di lokasi dan bersiap untuk upaya evakuasi warga bila hantaman ombak semakin mengganas.

“Tapi kita belum lakukan evakuasi karena keadaan masih terkendali sembari tetap waspada dan siaga,” ujar Kepala Pelaksana [Kalaksa] BPBD Kota Lhokseumawe, Hanirwansyah, melalui Ketua Tim SAR, Muhammad Idrus.

Hantaman ombak di pantai Ujongblang, sebut Idrus, yang melewati batu tanggul pemecah ombak serta air laut juga mengenangi badan jalan penghubung antar Desa setempat.