Medan-Intipnews.com:Untuk menghargai jasa besar Syekh Arsyad Thalib Lubis, Pimpinan Wilayah Al Jamiyatul Al Wasliyah Sumatera Utara [Sumut] mendatangi Dinas Sosial Sumatera Utara, untuk mengusulkan nama Tuan Syekh Arsyad Thalib Lubis yang merupakan tokoh pendidikan diawal kemerdekaan RI agar ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional [foto].

“Kami mendatangi Dinas Sosial agar usulan kami menjadikan Tuan Syekh Arsyad thalib Lubis ditetapkan sebagai pahlawan dapat diteruskan ke presiden Republik Indonesia,” kata ketua rombongn tim ad hoc Dedi Iskandar, Rabu [19/8].

Rombongan dari Alwasliyah dan akademisi ini diterima Kepala Dinas  [Kadis] Sosial Sumut H Rajali S Sos didampingi sekretaris dan beberapa kepala bidang.

Rajali mendukung penuh pengusulan nama tuan Syekh Arsyad Thalib Lubis untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Diketahui, peran Syekh Arsyad Thalib Lubis dalam memperjuangankan dunia pendidikan di awal kemerdekaan sudah tidak bisa dipungkiri lagi.

Syekh Arsyad Thalib Lubis Oktober 1908 atau bertepatan pada Ramadhan 1326 Hijriyah lahir di Langkat dan dibesarkan di Kota Medan Sumatera Utara ini, telah menempuh berbagai macam ilmu kepada ulama-ulama besar di zamanya. Salah satu gurunya dalam memperdalam ilmu tafsir, hadits, usul fiqh dan fiqh adalah Syekh Hasan Maksum.

Selain berdakwah, ulama dahulu juga berjuang untuk meraih dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu juga dilakukan pendiri Al Jam’iyatul Washliyah Muhammad Arsyad Thalib Lubis.

Menjadi Guru Besar ilmu Fiqh dan Usul Fiqh pada Universitas Islam Sumatera Utara [UISU-1954-1957], dan dosen tetap pada Universitas Al Washliyah [Univa] sejak berdirinya universitas itu [1958] hingga akhir hayatnya.

Tercatat sudah ada ribuan sekolah di Indonesia di bawah naungan Al Wasliyah mulai dari Aceh hingga Maluku. Perjuangan Tuan Syekh tersebut hanya dapat dilihat melalui buku-bukunya yang fenomenal. *Itp-03

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini