Mewakili Dewan Pers, Prof Henry CH Bangun mengapresiasi rakernas. “Saat ini banyak media mulai bangkrut, terlebih di masa pandemi. SMSI harus mencari jalan keluar agar media online yang jadi anggotanya bisa tetap bertahan…”

Banten-Intipnews.com:Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan, SMSI dan PWI tak ubahnya seperti dua sisi mata uang yang satu sama lain tetap melekat taka dapat dipisahkan. Yaitu SMSI didirikan PWI karena sudah memprediksi akan terjadi penurunan pembaca media cetak yang beralih ke media online.

Hal ini disampaikan Firdaus dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional [Rakernas] pertama, Sabtu 26 September 9 2020 di Hotel Marbella Anyer, Serang, Banten. Dibentuklah SMSI, lanjutnya, sebagai wadah pengusaha media online [foto].

“Awal-awal, SMSI di daerah dideklarasikan oleh PWI provinsi. Maka tercatat dalam sejarah, bahwa Ketua PWI provinsi adalah pendiri SMSI,” kata Firdaus. Ditambahkan Firdaus, SMSI harus bisa mengupayakan kesejahteraan orang-orang yang terlibat dalam perusahaan media.

Firdaus juga mengatakan sekarang SMSI sudah memiliki news room yang akan menjadi media besar karena ditopang oleh ribuan perusahaan media. Didirikannya news room siberindo.co sangat menguntungkan bagi anggotanya. Karena setiap media anggota SMSI bisa mengutip berita dari daerah lain yang tayang di siberindo.co.

Beberapa provinsi yang mengirim utusan pada Rekernas diantaranya, Banten, Sumut, Lampung, Jatim, Kalteng, Kepri, NTB dan Kalsel, Maluku dan Sumsel. Provinsi yang mengikuti rakernas via virtual zoom diantaranya Jogja, Papua, Papua Barat, Kaltim, Kalbar dan Sulut

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate dalam sambutan teleconference mengajak pengurus SMSI, “Kita perangi konten-konten negatif di sosial media.”

Mewakili Dewan Pers, Prof Henry CH Bangun mengapresiasi rakernas. Kelebihan SMSI. Lanjutnya, saat ini banyak media yang mulai bangkrut, terlebih di masa pandemi. Maka kata dia, SMSI harus mencari jalan keluar agar media online yang menjadi anggotanya bisa tetap bertahan.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini