Ranperda Keolahragaan, FPKS: Mantan Atet Perlu Penghargaan

6
Ranperda Keolahragaan
Ranperda Keolahragaan, FPKS katakan mantan atet perlu penghargaan

MedanIntipnews.com:Ranperda Keolahragaan, FPKS sebut mantan atlet perlu penghargaan. “Kita melihat beberapa mantan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah bahkan negara tidak mendapatkan apresiasi penuh atas prestasi mereka,” ungkap Abdul Latif Lubis.

Untuk itulah, tegasnya, kita berharap dalam Ranperda Keolahragaan ini diatur tentang apresiasi dan penghargaan kepada para atlet yang telah menorehkan prestasi baik tingkat lokal, nasional bahkan tingkat internasional. Ini merupakan pandangan umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera [FPKS].

Disampaikan juru bicara FPKS, Abdul Latif Lubis, pada rapat paripurna DPRD Medan tentang Rancangan Peraturan Daerah [Ranpeda] Keolahragaan Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Senin [5/7/2021] siang.
Ranperda Keolahragaan, FPKS sebut mantan atlet perlu penghargaan.

Ranperda Keolahragaan, FPKS sebut mantan atet perlu penghargaan. Latif menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kesejahteraan mantan atlet yang pernah menorehkan prestasi gemilang, namun tidak mendapat kesejahteraan yang layak. Untuk ini Perda Keolahragaan merupakan ujung tombak dalam menyehatkan dan mensejahterakan atlet.

Kota Medan pernah menorehkan prestasi luar biasa dari beberapa cabang olahraga seperti juara sepakbola tingkat nasional 6 kali. Di antaranya berturut-turut tahun 1967, 1969 dan 1971 dan terakhir PSMS berjaya tahun 1985.

Bertemu Menteri Ceko

“Kota Medan juga pernah menyelenggarakan even turnamen sepak bola tingkat nasional, bahkan tingkat internasional di Piala Marahalim dan klub sepak bola Medan PSMS berhasil menjadi juara pada tahun 1972,” ungkap Latif.

Di cabang olahraga lain, lanjutnya, juga kita pernah berjaya seperti Polo Air, Hoki dan banyak lainnya. “Pembahasan Ranperda Keolahragaan kita harapkan menjadi titik awal meningkatkan kesehatan dan prestasi masyarakat Kota Medan,” harapnya.

Beberapa hal yang menjadi sorotan dibacakan Latif anggota DPRD asal Medan Utara ini, pada pasal 9 poin a tentang kewajiban pemerintah memberikan pelayanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya kegiatan keolahragaan bagi setiap warga daerah tanpa diskriminasi.

“Kami berharap, Pemko Medan dapat menjamin terselengaranya kegiatan olahraga khususnya sport for fun lebih maksimal. Dengan menyediakan sarana olahraga di tempat-tempat umum. Seperti lapangan Merdeka, taman Maharani di Kecamatan Medan Labuhan yang masih membutuhkan sarana olahraga khususnya untuk anak-anak,” ungkapnya.

Itp-04