Medan-Intipnews.com:Para pekerja seks komesial [PSK] di Kota Medan kontan berhamburan, lari terbirit-birit mencari tempat pesembunyian saat petugas gabungan terdiri Dinas Sosial Medan, TNI, Polri dan Satpol PP melakukan razia di SPA dan tempat mangkal lainnya [foto-istimewa].

Tim gabungan menggelar razia penyakit masyarakat [pekat] di Kota Medan, Sumatera Utara Sabtu 29 Agustus 2020 malam, terjadi kejar-kejaran dengan belasan PSK yang berusaha melarikan diri.

“Terjadi tindakan seperti itu, yang semestinya tidak harus terjadi. Kita punya surat tugas resmi,” kata Kabid Rehab Dinsos Medan, Fahrul Rozi Pane kepada warawan di Medan, Sabtu malam.

Razia pekat ini dilakukan rutin atas Peraturan Wali Kota Medan Nomor 6 Tahun 2003 tentang larangan gelandangan dan praktik tuna susila. Seharusnya para pengelola dan penjaga tempat usaha tidak menghalang-halangi petugas. “Jadi tidak boleh dihalang-halangi,” ucap dia.

Sejumlah belasan PSK yang terjaring razia dibawa ke Kantor Dinsos Kota Medan. Selanjutnya mereka akan dikirim ke Panti Rehabilitasi Sosial di Tanah Baru. *Ini

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini