Keluarga korban menunjukkan luka anaknya akibat disulut para pelaku dengan besi panas. Foto Istimewa

Orangtua dan keluarga berharap para pelakunya segera ditangkap polisi dan diproses secara hukum, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya…

Asahan-Intipnews.com:Remaja 14 tahun inisial NP di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara dilaporkan ke Polres Asahan setelah mengalami penyiksaan oleh 5 terduga pelaku. NP dipukuli dan disiksa setelah dituduh mencuri handphone [HP] milik salah satu pelaku di sebuah warnet di Desa Serdang, Kecamatan Meranti.

Korban berinisial NP menceritakan, saat kejadian dia sedang bermain warnet yang ada di desa setempat pada Selasa 4 Agustus 2020 malam. Saat itu salah satu pengunjung warnet kehilangan HP yang sedang di-charge di warnet, dan menuduh dirinya yang mengambilnya.

Korban kemudian diduga dipukuli oleh 5 pelaku yang juga masih remaja dan ada beberapa pria dewasa. Karena takut, korban lari ke rumah. Namun pelaku mendatangi ke rumah NP  dimasukkan ke dalam karung, lalu menyeretnya ke lokasi penyiksaan.

Saat itu rumah dalam kondisi kosong karena orang tua korban bekerja di luar daerah. Mirisnya, dalam penyiksaan itu korban disulut dengan besi panas hingga membekas di atas tengkuknya.

“Saya dituduh curi HP milik orang di situ. Saya kemudian dipukuli, dimasukkan dalam karung dan diseret dari rumah,” kata NP, Kamis 13 Agustus 2020, sebagaimana di-pulish media massa.

Ayah korban, Aron Panjaitan mengaku tak terima dengan dengan kejadian penganiayaan dan kekerasan yang dialami anaknya. Tudingan yang dilayangkan kepada NP dianggap tidak berdasar. Dia pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Asahan.

Keluarga berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Saat kejadian saya tidak ada hanya mendengar pengakuan anak saya. Dia dalam posisi meringkuk dimasukkan dalam karung lalu mereka seret,” katanya, Rabu [12/8]. *Ini

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini