Ribuan Buruh Unjuk Rasa di DPR RI, Tolak PHK Dampak Covid 19

34
Ribuan buruh unjuk rasa di DPR RI menolak omnibus law. Foto Istimewa

Ribuan buruh bekerumun dan menyemut tanpa menghiraukan protokol kesehatan berupa jaga jarak, dan menghindari kerumunan. Mereka focus kepada tuntutan mereka, tolak omnibus law dan menolak PHK dampak dari Covid 19…

Jakarta-Intipnews.com:Massa bergerak dengan jalan kaki menuju Gedung DPR RI. Agenda menolak ‘omnibus law’ RUU Cipta Kerja dan stop PHK. Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar S Cahyono mengatakan para buruh ini menyampaikan dua tuntutan, menolak omnibus law dan menolak PHK dampak dari Covid 19.

Sejumlah massa yang terlibat melakukan aksi unjuk rasa dari kalangan buruh, petani dan pedagang kaki lima tergabung di Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia [KSPI] wilayah Jabodetabek melakukan unjuk rasa Selasa 25 Agustus di Gedung DPRRI.

Ribuan buruh bekerumun tanpa menghiraukan protokol kesehatan berupa jaga jarak, dan menghindari kerumunan. Mereka focus kepada tuntutan mereka, tolak omnibus law dan menolak PHK dampak dari Covid 19.

Informasi dihimpun Intipnews.com, buruh  berkerumun dan menyemut di depan gedung DPR RI. Mereka abai dengan protokol kesehatan. Walaupun terlihat mayoritas para buruh mengenakan masker. Namun ada juga yang memakai masker di dagu serta diturunkan ke leher.

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Omnibus Law dan pemutusan hubungan kerja akibat Covid 19.

“Sampai saat ini kami belum melihat apa strategi pemerintah dan DPR untuk menghindari PHK besar-besaran akibat Covid 19 dan resesi ekonomi,” kata Said Iqbal dalam pernyataan di Jakarta Senin [24/8]. *Itp-17