Sajak-Sajak Umar Zein, Wuhan… *

0
464
Dr Umar Zein [Medan], Tantawi Panggabean [Sumut], Raudah Jambak [Medan] dan Tarmizi Rumahitam [Batam]

SAJAK-SAJAK UMAR ZEIN*

Wuhan 1

Histeris petugas medis
bagai berlari di dalam gelap
dikepung musuh di depan hidung
jutaan menyusup sekali hela

menggayut rongga mikro dalam rabu
habitat corona acap diganggu
virus meronta mengganda diri
strain baru melawan arogan ilmu
meninggalkan jejasjejas liar tak terbatas

Medan, 28.01.2020

WUHAN 2

presiden China minta doa
hoax dan meme Imposter Content
bencana Wuhan bagai gerimis setan
korban berlipat lampaui pengumuman
duga curiga penyedap berita membunga angka
selimut takut getar naluri
haluan hati berbisik atheis atau Ilahi?
bala tentara virus corona mati satu tumbuh sejuta
tak terlihat walau di bola mata
tabib dan obat tak mampu menghambat
lembaga dan pakar riuh debat
bola dunia laksana sebungkus lepat

Medan, 29.01.2020

WUHAN 5

media bergumultindih sebar perih
ada laba di ceruk duka
penghuni Wuhan dipecut cemeti takut
harihari merangkaki dindingdinding sunyi
air mata tak terseka tatap duka
sumpah serapah tak tercegah
sedih marah muntah pada entah
dunia sinis menuduh medis
serangan bertubi lampaui teroris

Medan, 29.01.2020

WUHAN 4

malam ditelan pagi 29 Januari 2020
harihari menunggu detik dengan degup
mata telinga dunia menyigi Wuhan China
virusvirus belum mau hambus
ribuan korban, ratusan kematian
mahasiswa kita mengiba akses beku merata
hoax berserak, meme merebak, WHO warning
Amerika segera jeput warga, Jepang datang antar pulang
Indonesia baru mau akan

Medan, 30.01.2020

WUHAN 3

Andai corona Wuhan masuk Medan
semisal kasus hanya puluhan
tim medis keringat buntat
rumah sakit adam malik bagai mall
kru tivi jurnalis masker dua lapis
pejabat rapat pasien PAPS
banyak terbit surat sakit

Medan, 30.01.2020

WUHAN 6

mentari Wuhan masih heran
bosan dengar pekik ambulan
embun jatuh tiada yang sentuh
pasrah tunggu giliran
dengus nafas melindas harap

kudeta corona bagai kuda troya
menembus tirai bambu tanpa kereta
hilir mudik pasukan gaib
pesawat tempur tak bersayap

Medan, 31.01.2020

WUHAN 7

tiga puluh satu Januari
narasi petinggi dinanti anak negeri
corona berkelit tak ingin pamit
gusar mahasiswa di pelukan Wuhan
kuman di pelupuk mata bukan seberang lautan
menanti sayap garuda tak lepas doa
khayal punya sayap sendiri
cita tak pasti menanti janji

Medan, 31.01.2020

*Dokter Umar zein penyair sekaligus dosen Fakultas Kedorteran Universitas Islam Sumatera Utara [UISU]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini