IF oknum anggota DPRD Labusel, tersangka penganiayaan warga penganiayaan berat. Foto Istimewa

Penyidik Polres Labuhanbatu menjerat tersangka IF dengan Pasal 353 KUHP ayat 2 dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. Dan Pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara…

Labuhanbatu-Intipnews.com:Setelah burun selama 25 hari dan ditangkap, oknum anggota DPRD Labuhanbatu Selatan [Labusel] berinisial IF dari fraksi PDIP menjalani pemeriksaan, didampingi empat pengacaranya di Polres Labuhanbatu, Rabu 26 Agustus 2020) siang.

Sebagaimana diketahui, IF diperiksa sebagai tersangka atas kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang supir Muhamad Jefri Yono. IF bersama 3 rekannya melakukan penganiayaan dan tindak kekerasan bahkan mencabut kuku kaki korban dengan tang.

Sebagaimana di-publish media massa, IF tampak santai menjalani pemeriksaan di ruang Unit 1 Resum Polres Labuhanbatu. Diinformasikan dia tampak hanya memakai kaus merah dan tanpa alas kaki.

Belum diketahui detail pemeriksaan tersebut. Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan baru mengonfirmasi penangkapan tersangka yang sebelumnya buron selama 25 hari.

“Ditangkap tadi malam di Kota Rantauprapat. Sementara tiga rekan IF yang ikut dalam pengeroyokan masih DPO,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu siang.

Dalam perkara ini, penyidik Polres Labuhan menjerat tersangka dengan Pasal 353 KUHP ayat 2 dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. Kemudian Pasal 170 KUHP ayat 2 dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara. *Ini

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini