Setelah Divaksin, 21 Nakes Puskesmas Deliserdang Positif Covid 19

127
Kepala UPT Puskesmas Batangkuis, Deliserdang, Aguswan. Foto Istimewa

DeliserdangIntipnews.com:Setelah menerima vaksinasi Covid 19 di bulan Januari 2021, sejumlah 21 orang tenaga kesehatan [Nakes] di Unit Pelayanan Terpadu [UPT] Puskesmas rawat inap Batangkuis, Deliserdang, Sumatera Utara positif Covid 19.

Hal itu disebutkan Kepala UPT Puskesmas Batangkuis, Aguswan terkait ke-21 Nakes yang positif Covid19, sebagaimana di-publish media massa Kamis 20 Mei 2021.

“Mereka bergejala ringan dan tanpa gejala. Paling berat batuk flu dan hilang penciuman. Ada yang mengalami diare,” kata Aguswan, Kamis.

Saat ini ungkap Aguswan, seluruh Nakes yang positif Covid 19 menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Khususnya bagi nakes yang tidak menjalani gejala akan kembali di tes swab setelah 10 hari.

“Ada tujuh orang yang mengalami batuk flu sedangkan 3-4 orang tidak memiliki gejala dan ada yang mengalami diare,” kata Aguswan.

Sementara itu, keluarga dari 21 tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Rawat Inap Batang Kuis, satu anak bidan positif Covid 19. Sedangkan untuk yang lainnya, masih menunggu keluarnya hasil tes swab.

Sebelumnya sebanyak 76 pegawai di UPT Puskemas Batangkuis Deliserdang menjalani tes swab. Hasilnya, 21 orang terkonfirmasi positif Covid 19.

“Kami lakukan tracing ke rumah staf kami, suami dan anak-anaknya kami bawa ke puskesmas untuk dapat swab. Hasilnya, untuk dokter gigi, suami dan 3 anaknya, negatif,” kata Aguswan.

Dikatakannya, ada seorang bidan, suaminya negatif, anaknya positif. “Untuk sementara itu yang kami dapat. Lainnya menunggu hasil.” Ditambahkannya, aktivitas tetap berjalan di puskesmas, namun ada pembatasan waktu pelayanan.

Kemudian yang rawat inap dirujuk ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Pelayanan di poli umum puskesmas dimulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Sementara, “Tracing lanjutan sedang berjalan. Ini sedang kita pantau lagi untuk swab kedua kepada 21 petugas yang positif,” ujarnya. Dia menduga, tenaga kesehatan di puskesmas terpapar dari luar.

Misalnya, bidan Desa Bakaran Batu, dan Desa Paya Gambar lebih banyak beraktivitas di pukesmas pembantu dan tracing pasien di desa dan dusun.

  • Itp-Ini