Tiga pelaku Pumbunuhan hakin PN Medan Jamaluddin, Jefri, Zuraida dan Reja. Foto Istimewa

Hakim berharap vonis mati dapat memberikan efek jera. “Maka pidana dijatuhkan kepada Reza Fahlevi, Jefri Pratama, dan Zuraida Hanum harus diperlakukan sama dan adil, sesuai dengan amar putusan ini,…” Vonis mati.

Medan-Intipnews.com:Zuraida yang bersama kekasihnya M Jefri Pratama membunuh suaminya hakim Pengadilan Negeri Medan Jamalauddin divonis mati. Sementara Jefri Pratama sebelumnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan Reza Fahlevi dihukum 20 tahun penjara.

Lalu keduanya banding, dan majelis hakim Pengadilan Tinggi Medan menjatuhkan vonis mati pada dua eksekutor yaitu M Jefri Pratama dan Reza Pahlevi yang menghilangkan nyawa hakim Pengadilan Negeri Medan Jamalauddin.

Hukuman mati memperberat vonis yang dijatuhkan hakim PN Medan dari pidana penjara seumur hidup dan bagi Jefri hukuman 20 tahun penjara bagi Reza. “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa M Jefri Pratama SH alias Jefri oleh karena itu dengan pidana mati,” demikian bunyi putusan majelis banding yang dilansir website Mahkamah Agung [MA], Senin 21 September 2020.

Kedua eksekutor ini menyusul pidana mati yang sebelumnya dijatuhkan hakim terhadap istri Jamaluddin, Zuraida Hanum, yang terbukti bersalah menjadi otak pelaku pembunuhan berencana terhadap suaminya.

Vonis ini diputuskan oleh Ketua Majelis Hakim Ronius dengan dua hakim anggota Purnowo Edi Santosa dan Kosbin Lumban Gaol pada 10 September 2020. Menurut hakim, perbuatan ketiga terdakwa dikategorikan sebagai perbuatan sadis dan tidak berperikemanusiaan, sekaligus sebagai hal yang memberatkan.

Hakim berharap vonis mati ini dapat memberikan efek jera dan takut kepada orang lain agar tidak melakukan perbuatan serupa. “Maka pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa Reza Fahlevi, Jefri Pratama, dan Zuraida Hanum harus diperlakukan sama dan adil, sesuai dengan amar putusan ini,” jelas hakim.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini