Sidang Aktivis Buruh dari Kamis Sampai Jumat

17
Sidang Aktivis Buruh
Sidang aktivis buruh dari Kamis Sampai Juma. Kuasa Hukum Willy Agus Utomo. Foto Istimewa

PalasIntipnews.com:Sidang aktivis buruh dari Kamis sampai Jumat. Sidang lanjutan dugaan aktivis buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia [FSPMI] Kabupaten Padanglawas [Palas], digelar majelis hakim Pengadilan Negeri [PN] Sibuhuan, berlangsung dari Kamis 8 – sampai jum’at 9/7/21] dini hari.

Sidang dugaan kriminalisasi aktivis buruh ini menghadirkan kesaksian lanjutan dari JPU, menghadirkan 6 orang saksi. Dibuka Ketua Majelis Hakim Novita Megawati Aritonang sekira pukul 15.00 WIB, Kamis [8/7/2021] dan berakhir pukul 01.10 WIB, Jumat [9/7/2021].

Keenam saksi yang dihadirkan JPU masing-masing, Edy Gusanto dari Kandir PHG Medan, Joni Ritonga perangkat Desa Papaso, Pangihutan Siregar tokoh agama masyarakat, Saidah Harahap isteri pelapor Awaluddin Rambe, Kijo Dalimunthe Sekretaris PUK SPAI FSPMI PT PHS Papaso dan Muhammad Amaluddin Siregar, Ketua PUK SPAI FSPMI PT PHS Papaso.

Dalam acara keterangan kesaksian JPU tersebut, disepakati pemeriksaan keterangan saksi dilakukan secara maraton dan satu persatu orang saksi, dalam upaya menguak dan membuka tabir hukum hingga proses terjadinya perkara pidana dugaan kriminalisasi aktivis buruh.

Ketua Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara aquo, sempat menegur saksi atas nama Joni Ritonga, Pangihutan Siregar dan Saidah Harahap yang dinilai berbelit-belit dan tidak tegas dalam memberikan keterangan.

Dalam persidangan tersebut, juga terungkap kesiapan Joni Ritonga menjadi saksi JPU dalam perkara ini, diduga kuat memiliki kepentingan pribadi berupa janji finansial yang diperolehnya dari pihak perusahaan. Hal yang sama juga disampaikan oleh saksi Pangihutan Siregar, dia sempat didatangi oleh Manager PT PHS Kebun Papaso, Bitcar Siregar dan Danru PT PHS Papaso, untuk dilibatkan menjadi saksi.

Sidang aktivis buruh dari Kamis sampai Jumat. Usai mencatat point-point penting dari para saksi JPU yang memberikan keterangan saksi pada acara sidang kali ini, majelis hakim kembali menunda jadwal sidang dugaan kriminalisasi aktivis buruh FSPMI pada hari Kamis [15/7/21) dengan agenda saksi lanjutan JPU.

Direktur LBH FSPMI Sumut, Rohdalahi Subhi Purba, SH. MH dan Ketua DPW FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo, SH menyebut, selama proses persidangan ini digelar, semakin jelas diduga kasus perkara pidana ini titipan dan rekayasa. Ditengarai melemahkan perjuangan dan gerakan aktivis buruh.

Itp-10-Rel