Sidang OTT BPKD Siantar, Walikota Hefriansyah Dihadirkan

0
56
Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, dihadirkan di sidang tipikor PN Medan sebagai saksi

Ajudan Walikota Siantar Marlon Sitorus mengaku tidak pernah bertemu terdakwa, namun dibantah Adiaksa, ia beberapa kali bertemu dengan Marlon…

Medan-Intipnews.com:Sidang mantan Kabag dan Bendahara Pengeluaran Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah [BPKAD] Pematangsiantar, Adiyaksa Purba dan Erni Zendrato, berlangsung di Cakra 4, Pengadilan Tipikor Medan, Kamis 6 Februari 2020 petang.

Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan Hefriansyah tidak banyak mendapat pertanyaan baik dari penuntut umum, penasehat hukum terdakwa maupun majelis hakim tipikor yang diketuai Jarihat Simarmata.

Penuntut umum Tipikor, Hendrik Sipahutar menanyakan kepada Hefriansyah, apakah ia mengetahui tentang pemotongan 15 persen di BPKAD Pematangsiantar. “Apakah Anda tahu ada pemotongan selama ini sebelum terjadinya OTT ?,” tanya Hendrik.

Walikota Siantar Hefriansyah menyebut, tidak mengetahui soal pemotongan itu. Dan ia mengetahui setelah ada OTT yang dilakukan Polda Sumut. Bahkan dalam sidang itu, Hefriansyah mengaku sempat dipanggil penyidik Poldasu untuk dimintai keterangan.

Saat ditanya penasihat hukum terdakwa, Nety bertanya kepada Hefriansyah, apakah bila perjalanan dinas atau tamu-tamu sudah ditanggung dalam anggaran?. Ia menyatakan kegiatan itu sudah terjadwal dan sudah dianggarkan pada Bagian Umum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini