“Soal dugaan keterlibatan oknum dinas masih terus didalami lebih jauh.” Seorang didor petugas hingga meninggal dunia…

Medan-Intipnews.com:Penyitaan 5 kg narkoba jenis sabu dari Mes Setda Tanjungbalai, di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor Kota Medan, Sumatera Utara berbuntut panjang. Polrestabes Medan menelusuri pegawai mes dan memanggil Setda Tanjungbalai, Yusmada.

Menurut Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Senin 5 Oktober 2020, Yusmada akan memenuhi panggilan untuk dilakukan pemeriksaan pada Rabu 7 Oktober 2020. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna penyelidikan dugaan keterlibatan oknum pejabat Pemko Tanjungbalai terkait temuan sabu tersebut [foto].

Informasi dihimpun Intipnews.com, Selasa 6 Oktober 2020, sabu 5 kg yang diamankan tersebut, menurut Polrestabes Medan, merupakan bagian dari pengungkapan 18 kg sabu yang dilakukan personel Satres Narkoba Polrestabes Medan.


Riko Sunarko menyebut, pihaknya memeriksa sejumlah saksi terkait keberadaan barang haram tersebut di fasilitas milik negara. “Soal dugaan keterlibatan oknum dinas masih didalami lebih jauh,” ucapnya.


Barang bukti sabu disimpan di dalam salah satu kamar di mes itu. Personel Polrestabes membekuk 6 tersangka dalam kasus ini. Seorang didor petugas hingga meninggal dunia karena menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam.

Keenam tersangka tersebut, JSP [51] dan CP [31] yang sama-sama merupakan warga asal Tanjungbalai, SP [36] warga Medan Perjuangan, IB [25] dan MK [21], keduanya merupakan warga asal Aceh Utara. Tersangka yang tewas RMN [30] warga asal Aceh Utara. * Itp-06

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini