Siti Suciati: Ibu Panutan Kasih Sayang Sepanjang Jalan…

0
104
Anggota DPRD Medan. Siti Suciati

Munculnya berbagai bentuk tindak kekerasan [KDRT], baik yang dilakukan terhadap suami maupun anak-anak, sesungguhnya banyak faktor melatar belakangi seorang ibu… 

Medan-Intipnews.com:Seorang ibu selayaknya mencintai buah hatinya, memelihara dengan kasih sayang, ibu menjadi panutan bagi setiap anak-anaknya. Bahkan dalam ajaran agama Islam [Al Quran dan hadist] posisi ibu sangat dimuliakan Allah Swt.

Hal ini  dungkapkan Anggota DPRD Medan dari Fraksi Gerindra, Siti Suciati kepada Intipnews.com, di gedung DPRD Medan, Kamis 23 Januari 2020. “Ibu jualah sosok pertama yang menanamkan norma-norma kebaikan dalam kehidupan manusia, sekaligus menjadi teladan dalam setiap langkah menjalani kehidupan.

Menurut Siti tanggung jawab ibu begitu besar sejak mengandung hingga membesarkan dan mendidik anak-anaknya. Namun, belakangan ini kesucian dan ketulusan serta keiklasan ibu diwarnai kesuraman, ketika banyak ibu yang tidak bertanggungjawab melakukan kejahatan.

Terutama, kata Siti Suciati, munculnya berbagai bentuk tindak kekerasan [KDRT], baik yang dilakukan terhadap suami maupun anak-anak di dalam rumahtangga. Siti menilai, sesungguhnya banyak faktor melatarbelakangi seorang ibu melakukan tindak pidana.

“Bisa karena faktor psikologis, depresi, dendam, tuntutan ekonomi, bahkan tontonan filmatau sinetron pun dapat menjadikan stimulimulan orang melakukan tindak pidana. Namun hal itu kita kembalikan kepada hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Untuk itu Siti Suciati berharap kepada semua ibu-ibu atau emak-emak, “Marilah kita tingkatkan keimanan kita, jadilah seorang Ibu yang menjadi panutan bagi seluruh anak-anak di mana saja. Baik dalam lingkungan keluarga maupun di luar lingkungan keluarga.”

Sejatinya, tuturnya, kasih sayang seorang ibu tak bisa dibandingkan dengan siapapun. Dan hendaknya memuliakan seorang ibu tidak hanya dilakukan pada Hari Ibu yang ditetapkan setiap 22 Desember, tetapi dapat diterapkan setiap hari dan setiap waktu.

“Untuk Hari Ibu jangan hanya sekadar seremonial saja, tetapi dapat dimaknai secara sungguh-sungguh dan lebih mendalam peranan kasih ibu sepanjang jalan dan sepanjang masa. Seperti kata pepatah, ‘kasih ibu sepanjang jalan, kasih ayah sepenggalan’,” tutup Siti Suciati.

  • Laporan Roni Neliati

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini