Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak. Foto Istimewa

“DPRD ini jangan kalian anggap taman kanak-kanak. Jawaban kalian ketika mendatangi bangunan terkunci lantas bangunan bermasalah tidak ditertibkan. Ini kan jawaban untuk anak-anak,…”

Medan-Intipnews.com:PKPPR terkesan melakukan pembiaran terhadap bangunan bermasalah di Kota Medan. Hal ini sebelumnya juga dipertanyakan Paul MA Simanjuntak, kenapa tidak ada tindakan PKPPR terhadap bangunan bermasalah.

Ungkapan ini disampaikan Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak pada rapar dengar pedapat [RDP] dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang [PKPPR] Kota Medan di ruang banggar gedung DPRD Medan, Senin 2 November 2020.

Selain Paul, Anggota Komisi 4 DPRD Medan David Roni Ganda Sinaga juga tampak berang menyikapi jawaban enteng pihak PKPPR Ashadi Cahyadi Lubis terkait bangunan bermasalah di Kota Medan.

Suasana rapat dengar pendapat di DPRD Medan

“DPRD ini jangan kalian anggap taman kanak-kanak. Jawaban kalian ketika mendatangi bangunan terkunci lantas bangunan bermasalah tidak bisa ditertibkan. Ini kan jawaban untuk anak-anak,” sergah David.

Dilanjutkan David, kalau ada niat mau menertibkan bangunan bermasalah, kan bisa dibongkar kunci pagarnya. “Jelas sudah menyalah kan ada upaya lain. Kok gampang kali jawabnya gak bisa ditertibkan karena pagarnya dikunci. Bagaimana sistem kerja PKPPR ini,” ujar David

Diketahui sebelumnya, Ketua Komisi 4 DPRD Medan sekaligus pimpinan rapat Paul mempertanyakan pihak PKPPR Kota Medan terkait upaya penertiban bangunan bermasalah yang ada di kota Medan. Seperti halnya bangunan di Jalan Willam Iskandar/Jalan Pancing Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung.

RDP Paul MA Simanjuntak didampingi Dedy Akhsyari Nasution, Dame Duma Sari Hutagalung, Edwin Sugesti Nasution, David Roni Ganda Sinaga dan Antonius Devolis Tumanggor. Selain PKPPR juga hadir Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP] Kota Medan. * Itp-04

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini