Soal Kuda Lumping di Medan Dituding ‘Musyrik’ Dibubarkan, Camat: di Luar Etika

0
591

MedanIntipnews.com:Soal Kuda Lumping, Kuda Kepang atau Jaran Kepang yang disebut musyrik dan dibubarkan, terus bergulir. Camat Medan Sunggal Indra Mulia Nasution mengakui kepada media, kepala lingkungan [Kepling] yang membawa anggota ormas Forum Umat Islam [FUI] Sumatera Utara [Sumut], untuk membubarkan pertunjukan itu.

Lokasi kejadian di jalan ring road Medan, Sumatera Utara. Sebagaimana dilansir Suara.com, salah satu anggota ormas Islam tersebut diduga meludahi seorang warga yang menolak pertunjukan Kuda Lumping dibubarkan. Suasana pembubaran paksa pertunjukan seni yang dituding musyrik itu viral di media sosial. Video tersebut dibagikan oleh akun YouTube Tsc [foto-istimewa].

Kepling itu sudah diberi sanksi. “Iya Kepling yang bawa anggota FUI. Tindakan dia di luar etika sebagai Kepling,” kata Indra kepada Detik.com, Kamis 8 April 2021. Indra menyebut, “Kita berikan sanksi sampai nanti tingkatan yang lebih tinggi,” jelasnya, tanpa menyebut detail sanksi yang diberikan kepada Kepling itu.

Informasi dihimpun Intipnews.com, sebelumnya muncul dan viral video pembubaran Kuda Kepang dilakukan anggota FUI Sumut, yang menyebutkan Kuda Kepang syirik.
“Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan membubarkan pertunjukan seni budaya Kuda Kepang karena dianggap syirik,” tulis pengunggah video. Peristiwa itu terjadi pada Jumat [2/4]. Awalnya pembubaran itu karena tidak ada surat izin.