Soal Kuda Lumping Dituding Syirik Dibubarkan, FUI Dipolisikan Pujakesuma

0
176
Ketua Pujakesuma Sumut, Eko Supianto. Foto Istimewa

MedanIntipnews.com:Soal Kuda Lumping dituding syirik dan dibubarkan FUI dengan kasar dan diludahi, di Medan Sumatera Utara berbuntut panjang. Organisasi putra-putri Jawa kelahiran Sumatera [Pujakesuma], melaporkan Forum Umat Islam [FUI] ke Polresta Medan Jalan H Muhamad Said.

Ketua DPD Pujakesuma Sumut Eko Supianto menyebutkan, setelah resmi melaporkan FUI Seisekambing Medan ke polisi [mempolisikan], pihaknya berharap proses hukum segera berjalan. Eko pun berharap setiap warga Pujakesuma di Sumut khususnya di Medan, untuk dapat menahan diri.

“Supaya tak terprovokasi hal-hal yang sifatnya akan memecah belah bangsa ini, oleh tindakan oknum yang intoleransi,” tutur Eko Supianto. Dia juga meminta kepada Pemerintah Kota [Pemko] Medan untuk menindak tegas oknum kepala lingkungan yang meludahi warga saat terjadi pembubaran Kuda Lumping.

Informasi dihimpun Intipnews.com, Jumat 9 April 2021, di video yang viral kelihatan terjadi saling pukul antara anggota grup Kuda Lumping, atau Kuda Kepang, dengan Ormas FUI hingga meludahi seorang perempuan anggota grup Jaran Kepang.

Menurut Camat Medan Sunggal Indra Mulia Nasution kepada media, kepala lingkungan [Kepling] yang membawa anggota ormas Forum Umat Islam [FUI] Sumatera Utara [Sumut], untuk membubarkan pertunjukan itu. “Sudah kita beri sanksi,” ujar camat, tanpa memberitahu saknsi apa.