Sudari: Dinas Lingkungan Hidup Harus Fokus Bekerja Sesuai Tupoksi

2
Sudari: Dinas Lingkungan Hidup
Anggota DPRD Kota Medan, Sudari ST

MedanIntipnews: Menyikapi adanya surat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang ditujukan ke perusahaan di Kota Medan untuk bekerjasama dalam penyaluran CSR berbentuk paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Medan, mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Sudari.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Sudari, Senin (6/9/2021) kepada wartawan, meminta DLH Kota Medan untuk tetap fokus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi). Karena persoalan lingkungan hidup di Kota Medan masih banyak yang belum terselesaikan.

Menurut Ketua Fraksi PAN itu, surat yang dikeluarkan dan di tandatangani Kepala DLH itu merupakan hal yang tidak pantas. Sebab, katanya, Pemko Medan memiliki prosedur sendiri dalam menjaring atau menangani CSR Perusahaan yang ada di Kota Medan.

“Artinya, segala bentuk bantuan CSR itu melalui tim yang dibentuk, bukan melalui OPD. Kalau masing-masing OPD di Pemko Medan seperti ini, bisa gawat Medan ini,” katanya.

OPD, kata Sudari, bertugas membimbing, membina dan mengawasi terhadap mitra kerjanya sesuai Tupoksi yang telah ditetapkan, sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku. 

“Jadi, OPD itu tugasnya mengawasi bukan malah meminta agar diberi bantuan. Kita khawatir terjadi conflict of interest, karena DLH adalah dinas teknis yang mengawasi kepatuhan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup,” katanya.

Untuk bantuan Covid, sebut Sudari, sudah ada Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk oleh kepala daerah untuk menanganinya. “OPD bekerja saja sesuai dengan Tupoksinya, tidak usah yang lain-lain,” ujarnya.

Walikota Medan M Bobby Afif Nasution sendiri mengaku tidak mengetahui perihal surat itu. “Saya tidak tahu itu,” ujar Bobby kepada wartawan di Medan, Selasa (31/8/2021).

Bobby mengaku, sudah menegur Kepala DLH. “Tidak ada perintah Walikota atau Wakil Walikota memerintahkan seperti itu. Tidak ada perintah seperti itu, saya sudah tanya itu kemarin,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup melalui surat resmi meminta perusahaan untuk bisa menyiapkan 5 ribu paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak PPKM. Surat bernomor 660/3867 yang ditandatangani Kepala DLH Medan Syarif Armansyah, itu bersifat penting dengan perihal kerjasama penyaluran CSR.

“Dalam rangka membantu masyarakat yang terkena dampak terhadap PPKM yang di karenakan virus Covid-19 serta memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut diatas , Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan menawarkan kerjasama untuk penyaluran dana CSR berupa sembako 5 ribu paket berisikan masing-masing 5 Kg beras, 2 liter minyak, 2 Kg gula pasir. Adapun sasaran penyeragannya untuk masyarakat Medan Bagian Utara dan kontak person Sdr Tekad Pramoko ST (081264164645). Demikian disampaikan dan atas kerjasamanya di ucapkan terimakasih,” demikian isi surat bertanggal 18 Agustus 2021 itu. **