Surianto: Perda Jangan Sekadar Jadi Hiasan dan Dokumen

5
Surianto: Perda Jangan Menjadi Dokumen dan Hiasan

MedanIntipnews: Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Surianto mengingatkan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan nantinya agar benar-benar menerapkan Perda tersebut, sehingga terkesan tidak sekadar dokumen dan hiasan semata.

Demikian dikatakan Surianto dalam pembahasan Ranperda Kota Medan tentang Keolahragaan, mengawali draf Ranperda yang diajukan Pemko Medan, Senin (30/8/2021) di ruang Banmus gedung DPRD Medan.

Pembahasan yang dipimpin Ketua Pansus Surianto didampingi anggota Afif Abdillah, Irwansyah, Wont Cun Sen, dan David Roni Ganda Sinaga. Turut hadir Kabid Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan Irfan Abdillah didampingi Ismail Marzuki, Ika, Josua Sitompul dan staf lainnya.

| BACA JUGA: Bobby Afif Nasution Semangati Atlet yang Akan Berlaga di PON XX Papua

“Kita harapkan Perda ini nantinya benar-benar dijalankan, jangan sekadar hiasan. Tetapi harus mendorong peningkatan pembinaan atlet berprestasi,” ujar Surianto. Menurutnya, banyak Perda yang tidak maksimal dijalankan, dan apa tujuan pembuatan Perda ini, jelasnya. 

Hal senada juga disampaikan anggota Pansus Wong Cun Sen, Perda Keolahragaan dinilai sangat penting, guna kemajuan olahraga di Medan. “Fasilitas Olahraga di Medan harus menjadi perhatian Pemko Medan,” sebut Wong Cun Sen.

Wong Cun Sen (Politisi PDIP) menambahkan, melalui pembinaan atlet diharapkan dapat mengharumkan nama Kota Medan hingga Internasional. Untuk itu, dalam pembahasan selanjutnya, lembaga lain yang berkaitan dengan keolahragaan seperti KONI supaya dilibatkan. “Pembahasan perlu dilakukan secara aktual,” tandas Wong.

Sebelumnya mewakili Dinas Pemuda dan Olahraga Irfan Abdillah menyampaikan, adapun tujuan diajukannya pembuatan Perda adalah untuk memajukan dunia olahraga di Kota Medan. Selama ini karena belum adanya Perda sebagai payung hukum, Pemko Medan sering terkendala melakukan kebijakan terkait olahraga, sehingga banyak atlet yang belum terakomodir.

Ditambahkan Irfan Abdillah, selama ini akibat belum adanya Perda, Pemko Medan tidak mendapat bantuan. Sehingga menjadi kendala dalam peningkatan atlet berprestasi. “Maka Perda sangat penting sebagai dasar melakukan pembinaan. Apalagi pada PON Tahun 2024 nanti sudah dapat mempersiapkan dengan adanya aturan ini,” terang Irfan. * Itp-lamru