Tabrak Prokes, SE dan Tak Terdaftar Wajib Pajak, Kafe di Medan Ditutup

3
Tabrak Prokes, SE dan Tak Terdaftar Wajib Pajak
Tabrak Prokes, SE dan tak terdaftar wajib pajak, kafe di Medan ditutup

MedanIntipnews.com: Tabrak Prokes, SE dan tak terdaftar wajib pajak, kafe di Medan ditutup. Tim gabungan patroli protokol kesehatan [Prokes) dan PPKM mikro Kota Medan menutup [menyegel] kafe karena menabrak [melanggar] Prokes, surat edaran [SE] Walikota dan usahanya tidak terdaftar wajib pajak.

Penutupan kafe Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, berlangsung Sabtu [3/7/21] malam. Pada patroli sebelumnya, tim Pemko Medan terdiri dari personel Satpol PP, Dinas Pariwisata, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, bersama aparat Polri serta TNI ini, sudah memberikan peringatan.

Namun peringatan itu diabaikan. Pelanggaran PPKM Mikro dan Prokes tetap terjadi. Saat tiba di lokasi, tim gabungan menyaksikan Kafe itu masih beroperasi, padahal waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB.

Diketahui Surat Edaran [SE] Nomor 440/5352 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat [PPKM] mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid 19 di tingkat kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid 19 di Kota Medan, 23 Juni 2021 telah mengatur kegiatan usaha layanan makan dan minum di tempat dibatasi sampai pukul 20.00 WIB.

Bertemu Menteri Ceko

Kasi Bina Potensi Masyarakat Satpol PP Medan, Irwanto, melepon pemilik kafe. Ditegaskan, usahanya harus ditutup karena telah melanggar batas waktu operasional dan tidak menerapkan Prokes. Pemilik memohon diberikan kesempatan, namun ditolak, karena memang sebelumnya tim sudah pernah memberikan peringatan. Kafe ini ditutup selama 14 hari.

“Tidak boleh ada aktivitas apa pun di kafe ini selama 14 hari. Kami memasang stiker, garis polisi pamong praja, dan spanduk penyegelan. Jangan sampai ini dirusak, karena bisa mengarah kepada tindak pidana,” tegas Irwanto.

Tim gabungan juga mendatangi kafe di Jalan Teladan, Medan Kota. Terjadi pelanggaran waktu operasional dan prokes di sana. Tim gabungan membubarkan pengunjung dan meminta penanggungjawab kafe tersebut untuk menandatangani berita acara pemeriksaan.

Tabrak Prokes, SE dan tak terdaftar wajib pajak, sama dengan kafe sebelumnya. Petugas memberi peringatan dan mensosialisasikan ketentuan Prokes, SE dan PPKM mikro yang harus dipatuhi setiap pengusaha kafe dan rumah makan, serta pengelola harus mendaftarkan usahanya ke Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Medan.

  • * Itp-04