Ketua DPRD disaksikan Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan menandatangani berita acara. Foto Istimewa

Kinerja Walikota Binjai dan perangkatnya belum maksimal. “Banyak masalah dipertanyakan, tidak dijawab secara tuntas, termasuk masalah pembangunan Jalan Makalona Binjai Timur,…”

Binjai-Intipnews.com:Sidang paripurna DPRD Binjai dipimpin Ketua H Noor Shri Syah Alamsyah Putra, Senin, 27 Juli 2020 diwarnai walk out [WO].  Fraksi Pembangunan Hati Nurani [PHN] gabungan PPP dan Hanura serta Fraksi Demokrat memilih walk out dan tidak ikut menyesetujui Laporan Pertanggungjawaban Walikota Binjai 2019 dari ruang paripuna.

Ketua PPP Binjai dari Fraksi PHN Irhamsyah Pohan mengemukakan, pihaknya tidak ikut menyetujui LPJ Walikota Binjai disebabkan  kinerja Walikota Binjai dan perangkatnya belum maksimal.

”Banyak masalah yang dipertanyakan, tidak dijawab secara tuntas, termasuk masalah pembangunan Jalan Makalona di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur,” jelasnya. Walau DPRD Binjai pada sidang paripurna yang dihadiri Wakil Waliokta Timbas Tarigan mengambil keputusan mensetujui LPJ Walikota 2019.

Beberapa alasan kedua fraksi walk out, selain kinerja Walikota dinilai tidak maksimal dan jauh dari harapan, partai Nasdem melalui Khairul juga  dalam pandangan fraksinya menyoroti Pendapatan Asli Daerah [PAD] dan pembangunan fisik.

Disebutkannya Pemko Binjai harus memaksimal PAD. Terkait pembangunan fisik, masih banyak yang menjadi sorotan publik, termasuk pembangunan Jalan Makalona. Wakil Walikota Timbas Tarigan meneyebutkan LPJ merupakan yang terakhir di masa jabatannya dan berusaha tetap komitmen membangun kota Binjai.

* Laporan Ibnu Abihi

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini