Massa HMI berdemonstrasi ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar. Foto Istimewa

Perbuatan 4 laki-laki pegawai rumahsakit, bentuk penistaan agama dan telah mengabaikan syariat Islam. Seharusnya petugas memiliki SOP dalam penanganan jenazah wanita pasien diduga Covid 19…

Siantar-Intipnews.com:Para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam [HMI] mendesak keempat pegawai laki-laki [pria] yang menelanjangi jenazah wanita di RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar segera diproses secara hukum. Selain itu, pihak rumah sakit juga harus bertanggung jawab.

“Kami meminta Polresta Pematangsiantar untuk segera mempercepat proses hukum terhadap empat pegawai laki-laki di RSUD Djasamen Saragih yang telah melakukan tindakan penistaan agama,” kata koordinator aksi, Fajar Pratama.

Informasi dihimpun Intipnews.com, soal empat pegawai laki-laki di rumah sakit umum daerah [RSUD] Djasamen Saragih Pematangsiantar, Sumatera Utara yang melanggar Syariat Islam saat mengurus jenazah pasien wanita diduga terinfeksi Covid19, masih menyimpan kemarahan umat Islam.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini