Pansus Covid 19 DPRD Medan, Wong Cun Sen. Foto Istimewa

Di Tangerang semua masyarakat diperiksa. Apabila tidak pakai masker diswab Covid. Jika ternyata positif, dikarantina isolasi, dijaga 24 jam oleh lurah, polisi, Satpol PP. Ditanggung APBD segala kebutuhan hidupnya…

Medan-Intipnews.com:Jika positif terinfeksi virus corona [Covid19] terus bertambah [melonjak] nyawa warga Medan semua dalam bahaya. Jangan sampai kita juga nanti diisolasi semua. Demikian dikatakan Wong Cun Sen pada rapat lanjutan pansus Covid 19 DPRD Medan awal pekan ini.

Sebagaimana pantauan Intipnews.com, suasana rapat pansus Covid 19, di DPR Medan diwarnai emosi oleh anggota pansus. Hal tersebut setelah Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi yang dianggap terlalu sering menjawab setiap saran dan masukan dari anggota Pansus Covid 19 DPRD Medan, membuat anggota Pansus Wong Chun Sen seperti emosi.

Bahkan politisi PDI Perjuangan tersebut  memukul meja beberapa kali untuk menghentikan Edwin Effendi agar tidak memotong pembicaraannya. “Kalau kita rapat jangan argumen terlalu banyak. Kita ini [anggota Pansus] memberikan saran,” ujar Wong.

Apa yang dibahas ini, lanjutnya, untuk kesehatan warga Kota Medan. Kita sudah rapat tiga, empat kali. IDI hadir, bapak bilang jemput bola, bapak tidak juga menerima IDI dilibatkan untuk ikut menangani Covid 19. Dan sekarang IDI tidak ada. Begitu ungkap Wong dengan nada agak tinggi.

Namun ucapan Wong masih disela terus oleh Kadis Kesehatan Kota Medan yang semakin membuat anggota Komisi 2 DPRD marah dalam Rapat lanjutan Covid 19 DPRD Medan yang digelar, Senin [3/8].

“Dengarkan dulu, saya mau bicara. Saya belum selesai bicara sudah dipotong,” tegas Wong kepada Edwin sambil memukul meja. Sekarang di Kota Medan, tukas Wong, penyebaran virus Covid 19 ini sudah semakin tinggi [melonjak].

Kita saling berhubungan semua. Sebentar lagi habis kadis-kadis di Kota Medan ini.”Kita mencari solusi bagaimana Covid ini selesai, caranya bagaimana Covid ini berkurang,” katanya masih bernada tinggi.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini