Ilustrasi. Plt Walikota Medan Akhyar Nasution saat memasangkan masker kepada warga yang terkena razia. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Tak dapat dipungkiri, jumlah warga Sumatera Utara [Sumut] yang posiif terinfeksi Covid 19 terus meningkat. Sementara di lapangan masih  banyak masyarakat yang belum melaksanakan protokol kesehatan.

Untuk itu Pemprov Sumatera Utara menyiapkan langkah tegas untuk menindak warga yang tidak menggunakan masker. Mereka yang tidak memakainya akan dikenai denda Rp100 ribu. Kebijakan ini bahkan sudah diberlakukan di sejumlah daerah di Indonesia.

Namun tidak semerta-merta langsung dikenai denda. Sanksi bertahap sebelumnya harus dilakukan. Denda Rp100 ribu hanya untuk yang sudah tiga kali melakukan pelanggaran.

“Si pulan melanggar pertama diberikan teguran lisan. Masih menolak, besok masih dia lakukan, teguran tertulis dengan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, ada push-up kah, pembersihan daerah kah, atau yang lain.  Yang ketiga denda finansial,” ucap Gubernur Sumatera Utara [Gubsu] Edy Rahmayadi kepada wartawan di posko GTPP Covid 19 Jalan Sudirman Medan.

Namun Edy yang mengatakan hal itu di Gugus Tugas Percepatan Penanganan [GTPP] Covid19 Jumat 14 Agustus 2020 menyebutkan pula, belum bisa memastikan alokasi dana denda itu nantinya. Menurut dia, hal itu akan dibicarakan kemudian, karena yang lebih penting adalah mencegah penyebaran Covid 19.

Edy mengungkap soal denda ini, seusai menyaksikan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deliserdang [Mebidang] untuk percepatan penanganan Covid 19.

Kasus Covid 19 di Sumut terus mengalami peningkatan setiap harinya. Data per 13 Agustus 2020 menunjukkan, ada 5.358 kasus di Sumut. Kemudian, untuk data yang meninggal sebanyak 237 orang, suspek 535 orang. Kemudian untuk pasien sembuh 2.336 orang dan spesimen yang diperiksa 28.255 sampel. *Itp-17

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini