Tim Mabes Polri: Konflik Perkebunan-Masyarakat Miss Komunikasi

90
Kiri, Kapolres Sergai, dan Ketua tim supervisi Mabes Polri

Sergai-Intipnews.com:”Masalah konflik perkebunan dengan masyarakat merupakan masalah miss komunikasi saja, mari selesaikan secara bersama-sama. Kami akan minta data terkait konflik di wilayah Sergai, baik itu masalah Pilkada maupun masalah lainnya agar wilayah kondusif.

Hal itu diungkapkan Ketua tim supervisi SOPS Mabes Polri Kombes Pol Iman Sayuti didampingi tim pendamping AKBP I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya saat berkunjung ke Polres Serdangbedagai [Sergai], Sumatera Utara, Rabu 19 Februari 2020, di Aula Patriatama Polres Sergai.

Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang didampingi Kabag Ops Kompol Sofyan, para Kapolsek, tokoh masyarakat, tokoh agama menyambut kedatangan tim supervisi SOPS Mabes Polri.

“Kedatangan tim Supervisi SOPS Mabes Polri untuk mendata di wilayah tentang daerah rawan konflik khususnya Kabupaten Sergai, dan nantinya para undangan mengisi kuisioner tentang daerah konflik” ucap AKBP Robin Simatupang.

Menurut Kapolres, Sergai memiliki masalah terkait konflik tentang pembangunan rumah ibadah gereja, perkebunan dengan penggarap, serta konflik masyarakat nelayan tradisional dengan nelayan pukat trawl.

Selain itu, kata Kapolres Sergai, terkait program Kapolda Sumut tentang pemberantasan narkoba, judi dan 3C terdiri Curas, Curat dan Curanmor, harus bersama kita dukung, agar masalah narkoba dan judi tidak menjadi konflik di tengah masyarakat,” ungkap Mantan Kapolres Batu Bara ini.

Sementara Ketua Tim Supervisi SOPS Mabes Polri Kombes Pol Iman Sayuti mengatakan program Kapolri untuk melihat dan mendata apakah wilayah melaksanakan tugas dengan baik, khususnya Penanganan Konflik di tengah masyarkat.

Terkait konflik antar nelayan, Iman meminta agar kasat Intel bekerja keras meminimalisir konflik. “Untuk melihat hasil data dengan mengisi kuisioner sebagai bahan untuk dibawa ke Mabes Polri,” tukasnya.

  • Laporan Muhammad Amin