Tunggak PBB Rp56 M, Walikota Bobby Segel Mall Centre Point 3 Hari

34
Tunggak PBB Rp56 M
Tunggak PBB Rp56 M, Walikota Bobby segel Mall Centre Point 3 hari

MedanIntipnews.com:Tunggak PBB Rp56 M, Walikota Bobby segel Mall Centre Point 3 hari, lalu…Walikota Medan Bobby Nasution menyegel [menutup] gedung Mall Centre Point di Jalan Jawa, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Sumatera Utara, Jumat [9/7/21] hingga Senin [12/7/21].

Penyegelan [ditutup sementara] dilakukan karena Centre Point menunggak Pajak Bumi Bangunan [PBB] selama 10 tahun senilai Rp 56 M. “Kami sekarang memberi kesempatan kepada pihak pengelola, PT ACK, kita kasih waktu 3 hari lagi, tapi kita lakukan penyegelan kita lakukan penutupan. Hari Senin akan kita buka lagi, jika ada kesepakatan untuk membayar Pajaknya. Selama disegel di Mall Centre Point tidak boleh ada aktivitas,” tegas Walikota Medan.

Tunggak PBB Rp56 M, Walikota Bobby segel Mall Centre Point 3 hari. Menurut Bobby, “Jangan hanya pokoknya saja dibayar, karena dendanya harus juga dibayar. Kalau tidak kami yang salah selaku Pemerintah Kota Medan. Kita kasih kesempatan tiga hari. Kalau tidak, ada peraturan perundang-undangan. Nanti kami kasih tau lagi kalau misalnya Senin dibuka lagi ini, pembayaran pajak dari PT ACK ke Pemko Medan.”

Wlikota Medan Bobby Nasution [kanan] saat berdialog dengan pihak Centre Point

Bobby Nasution menambahkan, selama ini Mall Centre Point juga tidak memiliki izin mendirikan bangunan [IMB]. Sehingga tunggakan pajak Rp 56 M belum termasuk retribusi IMB. Ini sangat merugikan Kota Medan, sebab uang hasil tunggakan pajak dibayarkan, diperuntukan untuk investasi Kota Medan.

“Ini untuk investasi Kota Medan ke depan. Kita nggak mau investasi hanya picing mata. Kami Pemko Medan bukan untuk menghalangi investor, justru kami membuka tangan seluas-luasnya. Izin kami permudah, kami bantu. Jadi janganlah izin di main-mainkan,” ungkap Bobby Nasution.

Sebelum melakukan penyegelan, ratusan personel Satpol PP bersama personel TNI-Polri mendatangi Mall Centre Point dan meminta para pengunjung dan pelaku usaha untuk meninggalkan gedung, karena segera dilakukan penutupan.

Sebelumnya Kasat Pol PP M Sofyan berdialog dengan pihak pengelola Mall Centre Point. Lalu meminta pengunjung keluar gedung. Tak lama Walikota Medan bersama Wakil Walikota Aulia Rahman, bersama unsur Forkopimda Medan datang ke Mall Centre Point.

Didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Kol Inf Agus Setiandar, Ketua Kejaksaan Negeri Medan, Ketua Pengadilan Negeri Medan dan Sekda Wiriya Alrahman. Saat itu pengelola Centre Point memohon kepada Bobby Nasution agar gedungnya tidak disegel.

Tapi dengan tegas Walikota Bobby tetap menyegel Mall Centre Point dengan menempelkan pemberitahuan, gedung ini disegel. Selanjutnya Pertugas Satpol PP melakukan pemasangan tanda dilarang melintas dan spanduk ukuran besar di depan gedung dengan tulisan ‘Gedung Ditutup’.

Selain itu berbagai upaya sudah dilakukan Pemko Medan agar pihak pengelola Mall Centre Point membayar pajaknya. Antaralain, pertemuan yang dihadiri langsung kepala koordinasi supervisi pencegahan korupsi [Korsupgah] KPK, Kajari Medan, PT KAI, dan direktur PT ACK pada 7 Juni 2021.

“Dalam pembayaran ada kesepakatan dengan beberapa skema yang ditawarkan kepada PT ACK dalam hal pembayaran. Namun tidak bisa kita nyatakan deal karena mereka minta pembayarannya tidak terhitung denda. Mereka belum bayar pajak dari tahun 2010 sampai 2021, hanya 1 tahun bayar pajak, yaitu tahun 2017.

Itp-04