UISU Kampus Merdeka, Siapkan Mahasiswa Masuki Dunia Kerja

0
26
UISU Kampus Merdeka
UISU Kampus Merdeka, Siapkan mahasiswa masuki dunia kerja. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:UISU Kampus Merdeka, siapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Seluruh program studi Univesitas Islam Sumatera Utara [UISU] tahun ajaran 2021/2022 akan menggunakan kurikulum konsep Kampus Merdeka.

Sebagaimana disebutkan Direktur Jenderal [Dirjen] Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi [Kemendikbudristek] Nizam, program kampus merdeka menyesuaikan dengan revolusi industri ke-4 [4.0].

“Artinya, memberikan peluang fleksibilitas yang luas bagi mahasiswa untuk menyiapkan dirinya memasuki dunia profesi yang bersama-sama diciptakan dengan dunia kerja,” ujar Nizam Minggu [11/7/21], di publish media massa.

Rektor UISU H Yanhar Jamaluddin. Foto Istimewa

Terkait hal itu, menurut Rektor UISU H Yanhar Jamaluddin, intisari Permdekbud No.3 tahun 2020 yang mengatur tentang merdeka belajar Kampus Merdeka, pada dasarnya bertujuan untuk mendorong mahasiswa menguasai berbagai keilmuan yang berguna dalam memasuki dunia kerja.

“Kampus merdeka memfasilitasi mahasiswa untuk menguasai berbagai skill dengan harapan, mahasiswa UISU siap memasuki dunia kerja yang tidak terbatas pada kemampuan satu bidang keilmuan saja, “ujar Rektor UISU saat melaksanakan Focus Discussion Group [FGD] konsep merdeka belajar Kampus Merdeka UISU beberapa waktu lalu.

UISU Kampus Merdeka, siapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Menurut Nizam, program Kampus Merdeka ini diimplementasikan dengan dua kelompok, yaitu yang diselenggarakan secara terbuka nasional dan secara instansi.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristen, Nizam. Foto Istimewa

Kelompok secara terbuka nasional berarti program bisa diakses oleh mahasiswa dari Sabang sampai Merauke dan terbuka bagi semua mahasiswa asal terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. 

Disiapkan sekitar 80 ribu peluang untuk mengikuti program-program tersebut dan nanti ada seleksi sesuai dengan masing-masing yang menawarkan program tersebut. Bobot masing-masing program dipastikan sebesar 20 SKS untuk tiap mahasiswa. 

“Kita pastikan juga intensitas serta program impact-nya, sehingga program itu diakui hasilnya oleh dunia kerja. Program ini menaikkan nilai tambah yang signifikan bagi kompentisi mahasiswa, yang nanti dikurasi secara nasional dengan catatan penting nomor induknya terdata oleh PDDikti,” ungkap Nizam menguraikan, sebagaimana dilansir Republika.co.id.

Tujuannya untuk memberikan ruang supaya siap lebih awal untuk memasuki kehidupan. Nizam menegaskan, mahasiswa diharapkan bukan lulus baru bersiap, tetapi sebelum lulus sudah siap.

  • * Itp-17