Vaksinasi Anak di Medan Besok, Pas HKN

5
Vaksinasi Anak di Medan
Vaksinasi anak di Medan besok, pas HKN

MedanIntipnews.com:Vaksinasi anak di Medan besok, pas HKN. Walkota Bobby merencanakan, pelaksanaan vaksinasi anak dilakukan Pemko Medan mulai Rabu 7 Juli 2021, pas [bertepatan] dengan Hari Keluarga Nasional [HKN].

Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi anak akan didampingi Ikatan Dokter Anak Indonesia [IDAI]. “Yang masuk kategori anak mulai umur 12-18 tahun. Mereka perlu pendampingan dari dokter anak. Hal-hal seperti ini yang harus kita pelajari teknis pelaksanaannya,” ujarnya.

Vaksinasi anak di Medan besok, vaksinasi ini, lanjut walikota, tidak bisa kita lakukan seperti vaksinasi massal pada umumnya. Kalau pemberian vaksinasi kepada anak-anak sama seperti orang dewasa mereka tentunya tidak nyaman.

Selain itu, terkait sekolah pertemuan tatap muka [PTM], meski pun Gubsu Edy Rahmayadi telah mengeluarkan surat edaran agar seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara [Sumut] untuk menunda pelaksanaan sekolah tatap muka hingga Agustus mendatang, namun Walikota Bobby Nasution tetap menyediakan opsi apabila sekolah tatap muka dilaksanakan kembali.

Sebab, walikota tidak ingin menyiapkan fasilitas pendukung pelaksanaan pertemuan tatap muka dilakukan terburu-buru demi menjaga keselamatan anak-anak [siswa]. Pemko Medan terus memaksimalkan persiapan PTM. Melalui Dinas Pendidikan [Disdik] Kota Medan telah melakukan simulasi.

Bertemu Menteri Ceko

Bobby juga sudah meminta Dinas Pendidikan agar melaksanakan pembelajaran secara daring di Kota Medan sampai menunggu arahan Gubsu selanjutnya. “Kita sedia payung sebelum hujan. Jangan sampai jaminan keselamatan bagi anak-anak terancam, tidak boleh seperti itu, tuturnya.

Untuk itu, jelasnya Senin [5/7/21], kami [Pemko Medan] terus melakukan persiapan jika PTM diperbolehkan kembali. Bobby Nasution juga menginstruksikan Dinas Perhubungan [Dishub] Kota Medan untuk mendukung kegiatan persiapan ini.

Dikatakan Bobby, Dishub harus memperhatikan angkutan umum yang digunakan para siswa sebagai sarana transportasi untuk pergi maupun pulang sekolah. Sebab, angkutan umum tidak tertutup menjadi salah potensi penyebaran Covid 19 sehingga harus benar-benar diawasi.

“Kita mau anak-anak tidak hanya aman dalam sekolah saja, mereka juga harus aman saat mereka berada di angkutan umum yang menjadi transportasinya menuju maupun pulang sekolah,” ungkapnya seraya menambahkan Pemko Medan akan terus mempersiapkan fasilitas sekolah tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan [Prokes] secara ketat.

  • Itp-04