Vaksinasi Massal Picu Keramaian, Bobby: Tak Ada Keterlibatan Pemko

5
Vaksinasi Massal

MedanIntipnews: Vaksinasi massal di Gedung Serba Guna Pemprov Sumut, Jalan Willem Iskandar (Pancing) yang berakhir dengan kericuhan, Selasa (3/8) kemarin, Walikota Medan Bobby Nasution menegaskan, tidak ada keterlibatan Pemko Medan dalam pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung Serba Guna, Pemprov Sumut Jalan Willem Iskandar tersebut.

Pelaksanaan tersebut bukan dilakukan Pemko Medan melainkan pihak lain dan lokasi vaksinasi yang dilakukan bukan di wilayah Kota Medan melainkan Kabupaten Deliserdang, persisnya Desa Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Seituan.

“Tidak ada keterlibatan Pemko Medan dalam pelaksanaan vaksinasi massal tersebut. Ingin saya sampaikan, Pancing bukan wilayah Kota Medan dan penyelenggaranya bukan dilakukan Pemko Medan serta vaksinnya pun bukan vaksin milik Kota Medan,” kata Bobby Nasution saat door stop dengan wartawan di Balai kota Medan, Rabu (4/8).

Penjelasan ini disampaikan Bobby Nasution untuk menjawab sekaligus meluruskan sejumlah pemberitaan yang menyebutkan vaksinasi massal di Medan berakhir ricuh. “Tidak mungkin kami melakukan vaksinasi di luar wilayah kami, walaupun sekarang di Kota Medan sudah diperbolehkan untuk menerima yang bukan KTP Medan,” ungkapnya.

Bobby Nasution kembali menegaskan, pelaksanaan vaksina massal yang berakhir ricuh tersebut bukan di wilayah Kota Medan. “Jadi, jangan dibilang di Kota Medan, tapi Deli Serdang dan berbatasan dengan Kota Medan. Dari sebanyak itu warga yang mengikuti vaksinasi masal, pasti ada masyarakarat Kota Medan, bukan hanya masyarakat Deli Serdang saja. Tidak mungkin kami lakukan. Itu yang perlu saya sampaikan,” tegasnya.

Selanjutnya, Bobby Nasution menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Oleh karenanya dalam pelaksanaan itu, Pemko Medan selalu mengutamakan protokol kesehatan (prokes).

“Dalam setiap melaksanakan vaksinasi, kita harus menerapkan prokes dengan ketat. Sebab, pada dasarnya pelaksanaan vaksinasi ini untuk mensupport Prokes guna menghentikan penyebaran Covid-19 dengan memunculkan herd immunity (kekebalan komunitas),” paparnya.

Sebagai penjelasan, sentra vaksinasi massal yang dilakukan Pemko Medan dipusatkan di eks Bandara Polonia bekerjasama dengan haladoc dan BUMN. Selain itu Pemko Medan juga menggelar vaksinasi massal di 105 titik fasilitas kesehatan yang ada di Kota Medan dengan perincian 41 puskesmas, 30 rumah sakit umum, 17 rumah sakit serta 17 klinik. *