Wakil Ketua DPR Azis Diduga Beri Rp3,1 M ke Penyidik KPK, Segera Diperiksa

0
4
Wakil Ketua DPR Azis diduga beri Rp13,15 M ke Penyidik KPK, AKP SRP, segera diperiksa. Foto Istimewa

JakartaIntipnews.com:Wakil Ketua DPR RI Azis diduga memberi uang Rp3,1 M ke penyidik KPK yaitu AKP SRP, segera Diperiksa. Demikian diungkap Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Jumat [4/6/21], sebagaimana di-publish media massa.

Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] segera memanggil kembali Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam waktu dekat untuk diperiksa. Pemeriksaan terkait kasus suap penanganan perkara Walikota Tanjungbalai Tahun 2020-2021 MSy.

“Penyidik akan segera panggil yang bersangkutan sebagai saksi dalam waktu dekat. Kami akan informasikan lebih lanjut mengenai waktunya,” kata Ali Fikri.

Sebelumnya Azis telah hadir untuk pemeriksaan sebagai saksi terkait pelanggaran etik yang dilakukan penyidik AKP SRP di kantor dewan pengawas [Dewas] KPK. SRP telah dihukum bersalah diberhentikan dengan tidak hormat dari KPK, karena terbukti menerima suap.

Dalam putusannya, Dewas menyebut Azis memberikan Rp3,1 miliar kepada SRP, sebagaimana terungkap dalam putusan pelanggaran kode etik dengan terperiksa SRP. Uang yang diberikan Azis itu untuk menyuruh SRP memantau salah seorang saksi bernama Aliza Gunado. Uang yang diterima SRP dibagikan kepada pengacara MH.

Ali mengatakan pihaknya bakal mendalami dan mengembangkan penerimaan uang SRP dari Azis. “Terkait jumlah uang yang diduga diterima tersangka SRP akan dikembangkan lebih lanjut pada proses penyidikan perkaranya yang saat ini masih terus dilakukan,” tukas Ali.

Diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menjadi aktor di balik pertemuan antara oknum penyidik KPK AKP SRP Robin dengan Walikota Tanjungbalai periode 2016-2021 MSy.

Hal tersebut terungkap dalam konstruksi perkara terkait dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Walikota Tanjungbalai tahun 2020-2021 M Syahrial.

Firli menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Azis Syamsuddin memperkenalkan SRP dengan MSy. Sebab, dia menduga MSy memiliki permasalahan terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK agar tidak naik ke tahap penyidikan.

  • Itp-17