Medan-Intipnews.com:Puluhan warga Medan Utara yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat [AMMUB] berunjuk rasa [demo] menolak rencana kenaikan kelas jalan dan tolak industri, ke kantor Walikota dan DPRD Medan, Selasa 22 September 2020 di Jalan Kapten Maulana Lubis [foto].

Selain menolak rencana kenaikan kelas jalan untuk jalan Pancing 1 Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, mereka meminta kembalikan fungsi jalan Platina 3 Lingkungan 14 agar tidak digunakan untuk lintasan truk kepentingan industri.

Dan mereka juga menolak segala kajian, cabut segala izin termasuk SK Walikota terkait izin industri serta kembalikan zona industri di kelurahan Titi Papan Kelurahan Tangkahan dan kelurahan besar menjadi kawasan permukiman penduduk atau ruang terbuka hijau.

Hal itu diungkapkan mereka dalam orasinya, demi terjaganya lingkungan hidup yang baik dan sehat. “Cabut SK Walikota terkait izin industri di lingkungan 14 karena melanggar regulasi dengan tidak melibatkan kami masyarakat,” ungkap mereka.

Menurut mereka, akibatnya hingga saat ini dominan mereka terkena dampak dari aktivitas industri. Selain itu mereka meminta kepada Pemko Medan, jadikan upaya penanggulangan banjir di Medan Utara menjadi skala prioritas.

Perwakilan aliansi masyarakat Medan Utara berdaulat akhirnya diterima anggota DPRD Medan Sudari ST, Paul A Simanjuntak dan Mulia Asri Rambe di ruang Bamus lantai 2 gedung DPRD Kota Medan. * Itp-04

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini