Warga Minta Pemko Gunungsitoli Hentikan Reklamasi Ilegal

178

Dari sisi lingkungan hidup, tindakan tersebut telah menyalahi ketentuan yang berlaku sesuai permen LH No.27/2012 tentang izin lingkungan dan Perda Kota Gunungsitoli No.2/2014…

Gunungsitoli-Intipnews.com:Warga yang tinggal di sepanjang pantai Sahondro, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, meminta Pemerintah Kota Gunungsitoli menghentikan Reklamasi pantai ilegal yang dilakukan di pantai Sahondro [foto].

“Kami sangat resah akibat aktivitas reklamasi di pantai Sahondro, karena terjadi abrasi dan rumah kami dan warga lainnya ada yang mulai retak,” ucap Hendrik salah seorang warga yang tinggal di sekitar pantai Sahondro, Senin 10 Februari 2020.

Hendrik juga tidak tahu apakah reklamasi pantai Sahondro sudah mengantongi izin atau tidak danĀ berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli bertindak menghentikan aktivitas reklamasi tersebut.

“Hal ini sudah kami sampaikan langsung kepada Walikota Gunungsitoli, sehingga tadi Kasatpol PP Kota Gunungsitoli dan dari Dinas Lingkungan hidup turun meninjau lokasi reklamasi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli Yarni Gulo, Senin, membenarkan ada aktivitas reklamasi di pantai Sahondro dan memberitahu pada saat Satuan Polisi Pamong Praja ke lokasi didampingi kepala bidang dari Dinas Lingkungan Hidup.

Dia menerangkan jika setiap pemrakarsa usaha dan/atau kegiatan wajib memiliki dokumen lingkungan. Terkait reklamasi wajib yang bersangkutan menyusun dokumen lingkungan hidup sesuai skalanya, dan bila memenuhi semua persyaratan dapat diterbitkan Izin lingkungannya.

“Sebelum pemrakarsa menyusun yang namanya dokumen lingkungan UKL-UPL atau Amdal [sesuai skala usahanya] wajib ada rekomendasi atau Izin pemanfaatan ruang yg diterbitkan oleh TKPRD,” terangnya.

Dari sisi lingkungan hidup, tindakan tersebut telah menyalahi ketentuan yang berlaku sesuai permen LH No.27/2012 tentang izin lingkungan dan Perda Kota Gunungsitoli No.2/2014 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Untuk tindakan lebih lanjut, karena Satpol PP sudah ke lapangan hari ini, maka mereka yang membidangi tugas penegakan Perda yang melakukan langkah langkah,” ujarnya.

* Laporan Irwanto Hulu