Anggota DPRD Medan Antonius D Tumanggor [tengah, kaos hitam] foto bersama warga usai menyampaikan aspirasinya. Foto Istimewa

Medan-Intipnews.com:Warga pinggiran rel kereta api [KA] di Jalan Pengayoman, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan, Sumatera Utara dari km 1 + 700 s/d km 4+800 lintas Medan-Binjai segera digusur [ditertibkan], dengan membongkar bangunan rumahnya dan segera meninggalkan lokasi.

Hal itu disampaikan melalui surat PT Kereta Api Indonesia [KAI] yang meminta warga yang menetap dan mendirikan rumah di sisi jalur KA segera meninggalkan lokasi. Mengingat lokasi yang ditinggali warga selama ini, akan dilakukan pengerjaan jalur kereta api.

Belasan warga yang merasa terancam tergusur di tengah pandemi Covid 19 itu, mendatangi kediaman anggota DPRD Medan dari Fraksi Nasdem Antonius Devolis Tumanggor, S Sos, Selasa 22 Juli 2020 malam.

Mereka mengadukan nasibnya, serta minta dicarikan solusi terkait surat PT KAI segera membongkar bangunan rumah yang ditempati warga.

“Di dalam surat itu, PT KAI meminta warga membongkar sendiri bangunannya sesuai jarak yang ditentukan. Paling lambat Senin, 27 Juli 2020. Apabila sampai waktu ditentukan warga tidak juga membongkarnya, PT KAI akan menertibkan dengan segala risiko yang ditimbulkan,” terang warga Demson Situmorang dengan nada sedih.

Warga yang tinggal di pinggiran rel, sambung Situmorang yang, warga tidak melawan dan menerima rencana penertiban itu. Hanya minta batas waktu paling lama Desember 2020 untuk mencari tempat tinggal baru dan  tidak lagi pandemi corona.

“Kami mohon kepada PT KAI untuk mempertimbangkan rencana penggusuran yang terkesan dipaksakan itu,” pinta warga.

Mendengar keluhan warga, Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan, Antonius Tumanggor  menegaskan, akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Sumut guna membahas keluhan dan permohonan warga untuk diberi toleransi oleh PT KAI.

“Kalau kewenangan, setahu saya PT KAI masuk ke ranah tugas DPRDSU. Namun selaku warga Kota Medan, kita pasti memperjuangkan nasib warga Medan,” ujar Antonius.

“Kita mohon pihak PT KAI dapat memberi keringanan waktu bagi warga terdampak Covid 19. Sampai warga benar-benar siap pindah. Keringanan ini dilakukan agar warga tidak dibalut kecemasan dan waswas,” tutur Antonius. *Itp-03

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini